Halo,
Sesuai yang dijanjikan di postingan berjudul Galaxy, kali ini Te-gal akan membahas beberapa galaxy. Langsung saja, gak usah lama – lama
Large Magellanic Cloud Galaxy
Large Magellanic Cloud merupakan satelit Galaksi Bima Sakti. Dalam jarak kurang dari 50 kiloparsec (=163,000 tahun cahaya), Large Magellanic Cloud adalah galaksi terdekat ketiga dari Bima Sakti. Large Magellanic Cloud bermassa kira-kira 10 miliar kali dari massa Matahari (1010 massa Matahari), membuatnya kira-kira 1/100 massa Bima Sakti, dan berdiameter sekitar 14,000 tahun cahaya (~ 4,3 kpc). Awan Magellan Besar merupakan galaksi terbesar ke empat dalam Grup Lokal, setelah Galaksi Andromeda (M31), Galaksi Bima Sakti, dan Galaksi Triangulum (M33).
Penyebutan pertama kali Large Magellanic Cloud adalah oleh Astronom Persia, Al-Sufi dalam bukunya yang berjudul Book of Fixed Stars sekitar tahun 964. Kemudian Ferdinand Magellan melihat Large Magellanic Cloud dalam perjalanannya pada tahun 1519, dan tulisan-tulisannya membawa nama Large Magellanic Cloud menjadi pengetahuan umum budaya barat. Galaksi tersebut sekarang menggunakan namanya.
Seperti galaksi tak teratur lainnya, Large Magellanic Cloud kaya akan gas dan debu, Large Magellanic Cloud penuh dengan berbagai benda dan fenomena galaksi yang membuatnya dikenal sebagai "Rumah Harta Karun Astronomi, laboratorium luar angkasa terbesar untuk studi pertumbuhan dan evolusi bintang-bintang," yang dideskripsikan oleh Robert Burnham, Jr. Survey galaksi telah menemukan sekitar 60 Gugus Bola, 400 Nebula Planet, dan 700 Gugus Terbuka, bersama dengan ratusan ribu bintang-bintang raksasa dan bintang-bintang maharaksasa.
Large Magellanic Cloud terlihat sebagai "awan" samar di langit malam di belahan bumi bagian selatan dan terlihat dari bumi dengan ukuran 20 kali lebih besar daripada bulan purnama.
Andromeda Galaxy
Galaksi Andromeda dengan nama lain Messier 31, M31, atau NGC 224 adalah sebuah galaksi spiral berjarak kira-kira 780 kiloparsec (2.5 juta tahun cahaya; 2.4 x 1019 km) dari bumi. Galaksi ini merupakan salah satu galaksi di luar galaksi Bima Sakti yang dapat dilihat dengan mata telanjang, asalkan dilihat pada malam yang cerah, tanpa bulan dan tanpa polusi cahaya. Strukturnya mirip dengan galaksi Bima Sakti yaitu berbentuk spiral. Jaraknya sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Letaknya di langit adalah di belahan langit utara, sekitar 41 derajat di sebelah utara khatulistiwa langit, baik diamati sekitar bulan September, Oktober, November.
Dengan mata telanjang, galaksi ini nampak seperti kabut tipis kecil di langit utara, tetapi jika diamati dengan teropong yang dapat menampakkan bintang-bintang redup di tepian galaksi Andromeda, ternyata ukuran Andromeda bisa lebih dari 7 kali diameter sudut bulan. Galaksi ini berisi sekitar 1 triliun bintang, dan bergerak mendekati Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 300 km/detik.
Bode Galaxy
Messier 81 atau M81 dikenal juga dengan NGC 3031 atau Galaksi Bode merupakan galaksi spiral yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari bumi, yang berada pada rasi bintang Ursa Mayor. Karena jaraknya yang relatif dekat dengan Bumi, ukurannya yang besar, serta inti galaksi aktif (yang memiliki lubang hitam supermasif dengan massa 70 juta M☉), Messier 81 telah dipelajari secara ekstensif oleh para astronom profesional, serta menjadi target yang populer bagi astronom amatir.
Messier 81 ditemukan pertama kali oleh Johann Elert Bode pada tahun 1774. Akibatnya galaksi ini kadang disebut "Galaksi Bode". Pada tahun 1779, Pierre Méchain dan Charles Messier kembali mengidentifikasikan objek tersebut dan memasukkannya dalam katalog.
Hanya satu supernova yang telah terdeteksi di Messier 81. Supernova yang dinamai SN 1993J, ditemukan pada 28 Maret 1993 oleh F. Garcia in Spain. Pada saat itu, supernova tersebut merupakan supernova paling terang kedua yang di temukan pada abad ke-20.
Black Eye Galaxy
Black Eye Galaxy (juga disebut Messier 64, M64, atau NGC 4826) ditemukan oleh Edward Pigott pada 23 Maret 1779, dan secara independen oleh Johann Elert Bode pada tanggal 4 April tahun yang sama, serta oleh Charles Messier pada tahun 1780. Galaksi ini memiliki sebuah jalur debu penyerap gelap yang spektakuler di depan inti cerah galaksi, sehingga menimbulkan julukan " Black Eye" atau "Devil Eye".
Black Eye Galaxy terdiri dari dua cakram putar yang kira-kira massanya sama. Di dalam cakram berisi jalur debu yang menonjol dari galaksi ini. Black Eye Galaxy terkenal di kalangan astronom amatir karena penampilannya di teleskop kecil. Galaksi ini merupakan galaksi spiral di rasi bintang Coma Berenices.
Centaurus A Galaxy
Centaurus A atau NGC 5128 adalah sebuah galaksi yang menonjol di konstelasi Centaurus. Galaksi ini ditemukan pada 1826 oleh Scottish astronomer James Dunlop dari rumahnya di Parramatta, di New South Wales, Australia. Terjadi perdebatan dalam literatur mengenai sifat dasar galaksi seperti tipe Hubble (lenticular galaxy atau Galaksi Elip raksasa) dan berjarak (10–16 juta tahun cahaya).
NGC 5128 adalah salah satu galaksi radio paling dekat dengan Bumi, jadi inti galaksi aktifnya telah dipelajari secara ekstensif oleh para astronom profesional. Galaksi ini juga galaksi paling terang kelima dilangit, membuatnya ideal untuk jadi target astronomi amatir, meskipun galaksi ini hanya terlihat dari garis lintang utara yang rendah dan di belahan bumi selatan.
Triangulum Galaxy
Triangulum Galaxy adalah galaksi spiral kira-kira 3 juta tahun cahaya dari bumi di rasi bintang Triangulum. Galaksi ini dikatalokkan sebagai Messier 33 atau M33 atau NGC 598, dan kadang-kadang disebut juga Galaksi kincir mainan. Galaksi Triangulum adalah galaksi terbesar ke tiga dari grup galaksi lokal, termasuk di dalamnya galaksi bimasakti, dan galaksi andromeda, dan sekitar 30 galaksi yang lebih kecil lainnya. Objek ini adalah objek terjauh yang bisa dilihat dengan mata telanjang.






0 comments:
Post a Comment